Jangan lakukan Olahraga Ketika Sedang Marah

senantiasa jadi aktivitas untuk tingkatkan mood atau pelepas stres. Berolahraga bisa tingkatkan hormon endorfin hingga bisa mengalihkan perhatian Anda dari beragam beban permasalahan. Tidak heran, beberapa orang yang pilih berolahraga berat saat alami permasalahan.

Tetapi, riset paling baru yang dikerjakan dari Heart Association journal Circulation temukan nyatanya ada dampak jelek dari olahraga waktu stres. Ditulis dari Cosmopolitan. com, Rabu (12/10/2016), olahraga keras waktu jengkel, nyatanya bisa membahayakan keadaan fisik.

 

Dengan mempelajari survey 12. 461 pasien serangan jantung, seorang bakal mempunyai resiko terkena serangan jantung tiga kali semakin besar saat mereka geram serta beraktivitas fisik berat di jam yang sama.

 

Meskipun studi ini cuma mempelajari jalinan pada berolahraga di saat jengkel serta resiko serangan jantung tanpa ada bukti sebab-akibat, jalinan dari keduanya begitu masuk akal. Ke-2 kesibukan fisik ini bisa tingkatkan desakan darah serta detak jantung. Bila arteri Anda sudah banyak terisi plak, gabungan berolahraga serta emosi bisa menyebabkan penyumbatan darah.

 

Tetapi, sebelumnya Anda hindari berolahraga sesudah hari yang berat, umumnya peserta studi telah berusia rata-rata 58 th.. Beberapa peserta juga kerap berolahraga pada malam hari dengan desakan emosional. Tetapi, peneliti berasumsi utamanya jalinan dari ke-2 hal itu serta merekomendasikan orang untuk lebih waspada berolahraga waktu tengah geram.